ya Rabb
entah ini air mata yang keberapa
aku terus menangisi kepergiannya
aku tak rela
ya Rabb
mengapa ia tak mau memperjuangkan cintaku dan cintanya
dengan alasan-alasan yang berbeda ia mencoba membuatku mengerti
aku pun terus menerka-nerka apa yang sebenarnya terjadi
mungkin memang ia tak sempurna
tapi aku mencintanya
mungkin harapannya masih jauh dan sangat lama
tapi aku mau menunggunya
tapi apa daya
bila memang cintanya telah memudar
mungkin waktu terlampau kuat menguapkan cinta yang dulu bisa membuatku percaya
ya Rabb
aku tak kuat..
*menangislagidanlagi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar