Senin, 28 November 2011

1000 hari

1000 hari telah berlalu. Jika ditanya bagaimana perasaanku saat ini terhadap mu, maka akan dengan sangat yakin akan ku jawab,aku sangat mencintaimu. Tidak pernah berkurang sedari dulu. Bertambah? Itu pasti. Jika setiap waktunya adalah belajar menjalani kehidupan, begitupula denganku. Aku belajar mencintaimu lebih dalam. Semakin dalam. Menerima semua kekuranganmu dan menyukuri semua kelebihanmu. Aku bahagia memilikimu.

Banyak temanku yang berkata “jangan mencintai terlalu dalam, bila ia pergi, kau akan merasa sangat sakit”. Aku tak pernah menghiraukan kata-kata itu, sayang. Karena aku percaya, sangat percaya, bahwa kau akan tetap disini. Disampingku. Menemaniku dan mewujudkan semua mimpiku-mimpimu-mimpi kita bersama.  Kau akan setia. Hingga saat bahagia itu tiba. Kau dan aku akan menjadi “kita” yang seutuhnya. Dan kita akan selalu bersama hingga senja menyapa.

Temanku yang lain berkata “sebelum ia berjanji dihadapan Tuhan untuk menjagamu dan setia bersama mu,  kau tak perlu terlalu serius dalam menanggapi janji-janjinya, karena ketika ia tak menepati janji-janjinya, kau tak akan merasa tersiksa”. Tapi taukah sayang? Aku sangat yakin kau akan menepati janji-janjimu. janji-janji indah itu. Janji yang membuat senyumku mengembang menjelang tidur malamku.

Lalu hari ini, tepat hari ke seribu sejak kau menyatakan kau mencintaiku, kau pergi membawa semua mimpiku. Kau pergi dengan menerbangkan janji-janji indah yang sungguh ku percaya akan menjadi nyata. Kau pergi bersama wanita lain yang kau puja. Lalu apa kata temanku? Mereka berkata “kau terlalu baik untuknya. Bersabarlah, aku yakin ia akan mendapat karma yang setimpal seperti yang ia lakukan terhadapmu”. Tapi lagi-lagi, taukah dirimu sayang?  Walau hatiku sakit dan tersiksa, aku dengan tulus berdoa bahwa kau bisa bahagia dengannya..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar