Terkadang aku lelah, terus mengertimu
dan memaklumi semua tingkahmu. Memaafkan dan melupakan semua salahmu. Menerima dan
mengikhlaskan kata maafmu.
Taukah kamu? Hatiku perih,
setelah berulang kali aku melihatmu masih ber-SMS dan masih menyimpan berbagai
kenangan bersamanya, mantanmu. Hatiku sakit, ketika bayangan kamu bersamanya di
foto-foto itu menyeruak di kepalaku, dan tau kah kamu aku bergidik ngeri ketika
hatiku berkata, kamu masih mencintanya, bukan mencintaku.
Sayang, haruskah hubungan ini ku
akhiri? Tapi entah apa yang membuatku tetap disampingmu, tetap mencintamu. Mungkinkah
kau berubah, sesuai inginku? Semoga kamu cepat menjawab semua tanyaku. karena mungkin, ini adalah kesempatan terakhir aku memaafkanmu..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar