Jumat, 27 Januari 2012

mantan "terindah"


Mantan terindah?
Tidak! Aku tidak akan memberikan julukan itu padamu. Karena kamu tidak “terindah”. Em, sebenarnya aku saja yang mungkin masih belum ikhlas dengan kepergianmu, 6 tahun yang lalu.

Kamu bukan yang terindah, aku selalu menanamkan hal itu di pikiranku. Aku benci kamu. Sangat membenci kamu. Dalam 6 tahun perpisahan kita, bukan nya kita tak pernah bertemu. Cukup lumayan sering kita bertemu, dan aku tahu terkadang kamu memberikan senyummu yang manis itu(aku masih mengakuinya) dari kejauhan untukku. Tapi maaf, aku tak akan memberikan senyum balasan untukmu. Rasa sakit itu masih ada, dan membuat syaraf-syaraf senyum di bibirku seketika mati ketika melihatmu.

Aneh ya? Sebenarnya hati kecilku ingin berhenti membencimu. Tapi entah mengapa aku tak bisa. Setiap mengingatmu, aku masih mengingat kejadian 6 tahun lalu itu. Hhhhhh. Apa kamu tau, aku sangat senang waktu kamu menyatakan ingin menjadi kekasihku. Rasanya aku adalah wanita yang paling bahagia memilki kekasih sepertimu. Perkenalan kita yang masih aku ingat hingga kini. Di depan masjid dekat rumahku, kita yang waktu itu selesai shalat magrib berkenalan. Hehehe, kalau ingat itu aku jadi ingat sinetron-sinetron bernuansa islami yang banyak ada di tv. Sejak saat itu kita semakin dekat,banyak perhatian yang kamu tunjukkan untukku. Kamu adalah laki-laki pertama yang yang mebuatku tahu, apa itu cinta.

Tapi hubungan kita tidak berjalan lancar. Banyak hambatan yang terjadi. Sampai pada akhirnya kamu menghilang dari hidupku. Ku hubungi hp mu, tapi tidak aktif. Dan cukup lama aku menunggumu memberi kepastian. Tapi sampai saat ini, setelah 6 tahun berlalu kamu tidak pernah sekalipun membuat ku mengerti, mengapa kamu pergi. Dan tentu saja, hubungan kita pun menguap seperti embun. Tak berbekas, dan terlupakan oleh waktu, tapi tidak dengan hati ku.

Hari ini aku teringat kamu, lagi. Lalu aku iseng men-search namamu di facebook. Yup! Aku menemukan account mu. Ku coba melihat profil mu, hm lebih tepatnya aku penasaran dengan status hubungan mu. Aku melihat kamu telah berpacaran dengan seorang gadis, tertera tanggal di sana, 1 maret 2006. Ya Tuhan, tanggal itu 3 bulan berselang dari tanggal kami mulai berkomitmen pacaran, berarti...

Semua tanyaku selama 6 tahun terungkap. Tentang kamu, tentang aku, tentang hubungan kita. Mulai saat ini aku harus ikhlasin kamu, dan belajar memaafkan kamu. Dan aku yakin, Tuhan lebih tau kalau wanita itu lebih butuh kamu dari pada aku. Kamu memang bukan yang “terindah”, tapi kengan kita, takkan mungkin terlupa. Semoga nanti, kalau kita bertemu dan kamu memberikan senyum untukku, aku sudah bisa memberkan senyum balasan yang indah untukmu, ya semoga saja... 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar